Media Center Balex - Bertepatan dengan hari buruh international 1 Mei 2013, Bambang Setiadi bersama para pekerja dan Relawan Si Balex menggelar diskusi terbatas dengan mengambil Tema "wujudkan keadilan dan kesejahteraan yang layak bagi buruh" di posko media center Balex di Jl. Situbatu Buah Batu kota Bandung tadi siang.
Bambang Setiadi mengungkapkan bahwa Hari Buruh International lahir dari rentetan perjuangan kaum buruh yang berawal dari Amerika serikat yang terjadi tahun 1806 yang pada tahun tersebut buruh bekerja selama 19-20 jam sehari dengan upah yang minim", ungkap Bambang Setiadi
Tepat 1 Mei 1886, lanjut Bambang, ratusan ribu buruh di Amerika menggelar aksi yang menuntut pengurangan jam kerja dari 19-20 jam sehari menjadi 8 jam sehari. Ratusan ribu buruh waktu itu daihadapi dengan aparat keamanan yang menembaki para buruh dan para pemimpinnya ditangkap dan dihukum mati.
"Atas peristiwa tersebut maka 1 Mei diistilahkan MayDay dan diperingati oleh para buruh di berbagai negara", ungkap Bambang.
"Sehingga sebetulnya 1 Mei harus menjadi libur nasional untuk menghormati perjuangan kaum buruh", jelas Bambang
"Harus ada political will dari pemerintah untuk memperbaiki taraf hidup kaum buruh. Hal ini bisa dilakukan dengan memperkokoh hubungan industrial antara pengusaha dengan para pekerja dan ini bisa dilakukan oleh pemerintah sebagai fasilitator", ungkanya
Sehingga pada akhirnya, lanjut Bambang, ada solusi terbaik bagi kedua belah pihak dengan tidak saling merugikan. Perlu ketegasan dari pemerintah untuk atasi persoalan buruh.
Tak lupa pada acara diskusi terbatas tersebut Bambang Setiadi mengucapkan Selamat Hari buruh International semoga seluruh pekerja atau buruh mendapatkan hak-hak nya secara adil, mulai dari jaminan kesehatan/keselamatan, penghapusan tenaga kerja outsourching dan upah yang layak.
"Mari bersama-sama kita dukung keadilan bagi para pekerja", ungkap Bambang diiringi tepuk tangan para peserta diskusi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar